Tutorial Blog

Senin, 18 Juni 2012

Sinopsis Time Slip Dr. Jin Episode 5

young rae membantu jin merawat penderita gwejil, ayah shik datang membawa 2 botol kaca serta jarum sesuai permintaan. Jin puas dan meminta lebih banyak lagi tapi masalahnya adalah uang. 
Jin menyiapkan alat untuk memasangkan infuse, jin memasangkan infuse pada myeong bok sekaligus mengajarkan young rae prosedur pemasangan infuse.
kyung tak datang untuk menjemputnya tapi young rae menolak. Kyung tak mendekat, young rae melarangnya karena itu adalah batas pasien dan yang bukan pasien dilarang lewat. Kyung tak melihat kearah jin lalu ia mengeluarkan pedangnya dan memutus tali pembatas, ia mengarahkan pedangnya ke leher jin “Apa kau yang membawanya kesini?” young rae buru2 menjelaskan kalau ia sendiri yang memutuskan untuk datang. 
Kyung tak mengulangi pertanyaannya dan kali ini jin membenarkan kalau ia yang memintanya karena orang2 disini percaya pada young rae jadi ia memintanya datang untuk membantu.
“Orang yang disebut dokter, membawa seorang putri bangsawan ke tempat seperti ini? Apa kau tahu siapa wanita ini?”
“Aku tahu, Dia tunanganmu, Ini bukanlah pekerjaan yang bisa dilakukan siapa saja. Kau punya ... tunangan yang sangat luar biasa” jawab jin
Kyung tak mulai emosi dan ha eung datang membawa garam madu dan bertanya keadaan putranya, ia melihat kehadiran kyung tak “apa yang dilakukan jenderal Pochang disini? Disini cuma ada pasien tapi apa kau sedang berusaha mencari pencuri dari kumpulan orang sakit?
“Kau juga telah tertipu olehnya. Apa kau tidak malu sebagai seorang bangsawan?” ujar kyung tak
“Oh, sepanjang hidupku, baru kali ini aku dengar putra selir bicara soal kebangsawanan! Apa kau akan membunuh Dokter Jin dengan pedangmu? Kalau kau mau membunuhnya, maka cepat lakukan.Tapi, kalau kau membunuhnya, kau harus membunuh seluruh pasien yang ada disini juga”
 Kyung tak tersinggung dengan ucapan ha eung 
saat itu juga dokter heo memanggil jin karena keadaan myeong bak memburuk, jin memeriksanya, myeong bak membutuhkan tambahan infuse dan jin harus menginfusnya dipaha bagian dalam karena disana terdapat arteri yang terbesar yang bisa menyerap banyak cairan
Ha eung panic dengan kondisi putranya dan berniat masuk namun dihalangi dokter heo
 
Jin bersiap menyiapkan alat, myeong bak memanggilnya dan bertanya apa ia akan mati?apa ayahnya akan sedih? 
 
Jin meyakinkan kalau dia tidak akan mati dan suatu saat nanti dia akan menjadi orang yang agung. myeong bak mengatakan jin berbohong karena Keturunan kerajaan tidak bisa mendapat posisi apapun di pemerintahan. jin berucap “lihat saja nanti, apa aku benar atau salah” myeong bak tak sadarkan diri
 
Jin menginfusnya dan young rae memperhatikan yang dilakukan oleh jin. 
Keesokan paginya, Young rae menemukan jin masih terpaku disamping  tempat tidur Myeong bok. Young rae memintanya untuk beristirahat, jin berkata “Sebelumnya, aku tidak pernah...sedepresi ini menyelamatkan seseorang. Karena aku dokter, aku harus menyelamatkan orang-orang. Itulah yang ku pikirkan. Aku ...sangat ingin menyelamatkan anak ini”
Young rae menepuk bahunya ” Hal itu. Akan terjadi” setelah itu myeong bak mulai sadar,
 
jin senang kemudian semuanya menantikan myeong bok yang akan buang air kecil. Mereka senang myeong bok berhasil diselamatkan terutama ha eung yang sangat berterima kasih pada jin, ia memberikan uang yang didapatnya pada jin untuk menyembuhkan penderita gwejil
 
semua warga disana dikejutkan dengan adanya sirup dan garam yang banyak namun tidak ada yang tahu siapa yang mengirimnya. Semuanya sangat senang,
 
Dari kejauhan young hwi bersama pasukannya melihat kegembiraan semua orang
Semuanya sedang gembira karena wabah gwejil akan bisa dihentikan namun tiba2 jin merasa mual dan tiba2 muntah2 yang membuat semua orang terkejut, jin menyuruh semuanya untuk tidak mendekatinya. 
 
Jin tidak percaya ia bisa terkena gwejil dan ia jatuh pingsan ~~aku?..tidak mungkin aku…kolera??~~
 
Young rae membawanya ketempat tidur, dokter heo merasa bersalah karena sebelumnya ia muntah didekat wajah jin
jin muntah2 dan ia menyuruh young rae untuk pergi, akan berbahasa kalau dia disini namun young rae bersikeras akan merawatnya, sebelumnya dia sudah menyelamatkan orang banyak jadi sekarang giliran mereka yang merawatnya
Sementara itu Menteri Kim bersama dokter yoo dan kyung tak sedang makan bersama ditemani gisaeng, menteri kim senang wabah gwejil sudah hampir hilang, semua karena keputusan untuk memindahkan penderita gwejil keluar kota. Menteri kim bertanya pada kyung tak “Apa yang terjadi di Tomak?Apa Dokter Jin masih merawat semua pasien itu sendirian?” kyung tak sudah mengirimkan orang memeriksanya dan mereka akan segera memberitahu keadaan disana. 
 
Orang suruhan kyung tak, opsir jang datang melaporkan bahwa dokter jin terkena gwejil, semuanya sontak terkejut karena jin berniat mengobati pasien tapi dia malah tertular. Menteri kim bertanya kalau dokter jin terkena gwejil siapa yang merawatnya?
Opsir jang memberitahu yang merawat jin adalah dokter mantan pasiennya dan putri dari keluarga Hong yang akan membantunya. 
 
Menteri kim bertanya kenapa young rae ada disana, kyung memberikan pembelaan “Aku yang memintanya melakukannya. Dia adalah anak yang ayahnya meninggal karena Gwejil. Pikirannya untuk membantu merawat orang-orang yang terkena Gwejil begitu tulus, jadi aku memintanya untuk kesana”
“Kau itu waras atau tidak? Bagaimana bisa kau membiarkan gadismu ke tempat seperti itu?”
“Kemanapun dia pergi, dia bukanlah wanita yang akan ambruk dengan hal seperti itu”
Dokter yoo mengatakan kyung tak belum mengerti seorang gadis dan kyung tak hanya terdiam dengan pikirannya
 
Young rae menginfus jin sesuai dengan yang sudah diajarkan, ia berhasil melakukannya. Jin memberikan intruksi pemberian cairan infusnya tapi young rae tidak mengerti apa itu liter dan 30 menit?. Dengan keadaan lemah jin menjelaskan 1 botol adalah 1 liter dan dua kali satu gak adalah 30 menit
 
Diluar ha eung dan myeong bok khawatir dengan keadaan jin. Myeong bok bertanya “Ayah, apa Dokter Jin akan baik-baik saja?”
“Dia pasti akan baik-baik saja. Kau tahu kenapa? Ayahmu, tidak akan membiarkannya ambruk seperti itu. Seperti dia yang sudah menyelamatkanmu, Myeong Bok, aku pasti akan menyelamatkannya juga”
Jin yang sedang terbaring ditempat tidur menyadari betapa mengerikannya kolera ~~Jadi seperti ini. Seperti inilah Kolera itu. Rasa sakit yang diderita orang-orang..Rasa takut… Datang ke tubuhku. Aku takut.Aku takut sekali…Aku tidak ingin mati seperti ini~~
 
Kyung tak minum2 sendiri, ia merasa frustasi mengingat young rae merawat jin dan dia sendiri yang berniat membantu disana, choon hong mendekatinya untuk menuangkan minum namun kyung tak menolak dan menyuruhnya untuk tidak mengganggunya.
Choon hong berkata “Apa karena wanita itu? meskipun kepribadiannya baik, tidak mudah membawanya pergi kesana dan membantu. perasaan yang dia punya untuk Dokter jin kelihatannya tulus”
Kyung marah dengan perkataan choon hong “Diam. Apa yang kau tahu? Beraninya kau bicara seperti itu”
“Seorang wanita tahu benar hati wanita”
“Kau adalah wanita yang menjual senyum pada laki-laki.Apa yang kau tahu?” kyung tak pergi tapi sebelumnya choon hoon mengingatkan “sebentar lagi ...anda akan berada dalam bahaya”
“Kau memang pandai mempesona orang lain. Kalau kau ingin bersikap seperti peramal, lakukan di tempat lain”
Ha eung menanyakan keadaan dokter jin pada dokter heo namun heo tidak yakin dia bisa melewati malam ini. ha eung berteriak agar heo menyelamatkannya. Ayah shik datang memberitahu persediaan bahan2 habis, dokter heo juga pesimis dengan masalah sekarang. Ha eung tidak bisa berdiam diri, ia akan memberitahu masalah ini pada pejabat tinggi.. heo tidak yakin mereka akan membantu orang2 disini. Ha eung tetap optimis dan pergi untuk memberitahu pejabat yang lebih tinggi
 
Malam itu, young hwi berjalan dijalan sepi, ia tidak sengaja bertemu kyung tak yang sedikit mabuk. Merekapun duduk bersama dan mengenang dulu sering main bersama, kyung tak juga ingat dulu anak bangsawan lainnya memperlakukannya seperti serangga dan hanya dia serta young rae yang memperlakukannya dengan wajar, ia sangat berterima kasih untuk semua itu. 
 
Kyung tak mengeluarkan pemikirannya “Aku akan dihukum oleh Tuhan kalau aku mengatakan ini, tapi Young Rae, menjadi tunanganku, aku merasa lega keluargamu berakhir seperti ini. Bagaimana mungkin seorang putra selir berani bermimpi menikahi putri bangsawan? Sejak masih kecil, aku menyukai adikmu, tapi ...aku hanya bisa bermimpi. Namun, mimpiku menjadi kenyataan”
 
 young rae memintanya untuk tidak bicara seperti itu karena menurutnya anah sah maupun anak haram itu tidaklah penting
“Mungkin tidak penting bagimu karena kau bukan anak seorang selir. Karena wanita yang kucintai adalah putri seorang bangsawan, hatiku robek hanya dengan menatapnya. Memanggil ayahku, ‘Yang Mulia’, dan merasa khawatir kapan dia akan menendangku keluar. Apa kau tahu bagaimana rasa takut ini?”
Young hwi juga berpendapat mereka yang punya kekuasaan diabaikan dengan mereka yang penuh dengan dosa, suatu saat nanti ia akan sukses menjadi politikus, ia mencoba menghibur kyung tak walau bagaimanapun ayahnya mengakuinya
Kyung tak tidak sependapat “Kau salah. Yang Mulia tidak pernah mengakuiku. dan aku belum memenangkan hati adikmu”
Dokter heo memeriksa jin, nadinya semakin lemah Kalau penyakit ini semakin memburuk, pasien akan menderita dehidrasi dan meninggal. Young rae yakin jin pasti bisa mengatasinya. 
 
Ia menyeka keringat diwajah jin. jin yang masih lemah dan ia berhalusinasi kalau yang sedang menyeka keringatnya adalah mi na yang tersenyum
 
ia memegang tangannya dengan memanggil mi na “Mi Na! Jangan pergi”
young rae terkejut, ia buru2 melepaskan tangan jin dan keluar untuk menenangkan diri, ia mengingat dulu jin bertanya apa mereka pernah bertemu sebelumnya “Mi Na. Dia bilang Mi Na?”
saat itu choon hong dan rombongannya datang, ia bertanya “Apa ini tempat Dokter Jin?”
young rae bertanya “Siapa kau?”
“Aku adalah Choon Hong. Kita pernah bertemu di pesta Yang Mulia, kau ingat? Aku membuat sedikit masalah disana” young rae tidak mengingatnya dan menanyakan untuk apa dia datang? Choon hong yang mendengar jin sakit meminta untuk membawanya dan merawatnya sendiri karena ia berhutang nyawa padanya. Young rae tidak mengijinkan dan bersikeras agar jin tetap dirawat disini, choon hong meminta young rae mengajarkan cara merawatnya kalau dia mengajarkannya ia akan melakukan perawatan yang sama dengan yang disini.
Young rae beralasan “Memindahkan pasien bisa membuatnya lebih buruk”
“Kalau kita menggunakan perawatan yang sama, apakah akan lebih baik membiarkannya tinggal di tempat kotor seperti ini, atau lebih baik merawatnya di tempat yang bersih dan hangat? aku akan membawa Dokter Jin” choon hong akan masuk tapi dihentikan young rae karena jin memerintahkan selain pasien dilarang masuk
“Nona, benarkah itu perintah dari Dokter Jin? Bukan perintah darimu? Kalau kau benar-benar peduli pada Dokter Jin, pahamilah apa yang terbaik baginya. Lagipula, dengan dirimu berada di dekat Dokter Jin bukanlah obat tapi racun”
“Apa maksudmu?”
“Kan akan tahu nanti. Kalau begitu akan kuanggap kau menyetujuinya“ 
 choon hong sudah bersiap masuk tapi dokter heo keluar memberitahu ada masalah dengan dokter jin. Young rae bergegas masuk, choon hong yang akan masuk dihalangi ayah shik
Young rae menemukan jin kejang2 setelah itu jin tak sadarkan diri, dokter heo memeriksa dan tidak menemukan denyut nadinya. Young rae mengatakan harus memberikan cairan lebih banyak, seperti yang dilakukan jin menginfuse myeong bok dipaha
 
young rae juga akan melakukan yang sama namun saat dokter heo membuka selimutnya young rae langsung memalingkan muka, dokter heo mengatakan ia tidak tidak pernah menusuk jarum dengan tangannya sendiri dan young rae yang sudah pernah melihatnya juga tidak bisa melakukan karena dia perempuan. 
 
Young rae akhirnya menyuruh dokter heo untuk membuka selimutnya dan ia akan melakukannya. Young rae menginfuse jin dan choon hong melihatnya dari luar, ia pun memutuskan pergi
Ha eung menunggu dokter yoo semalaman diluar rumahnya, saat dokter yoo lewat ha eung memintanya untuk mengatakan pada orang2 di joseon cara dokter jin merawat para pasiennya, dengan pengobatan dokter jin bisa menyelamatkan sepuluh ribuan nyawa! Apa gunanya kalau pengobatan bagus itu tidak diketahui oleh siapapun?? Dokter yoo mengatakan akan membahasnya dengan yang mulia
Young rae masih menjaga jin disamping tempat tidurnya. Ia berkata dengan menangis “Dokter Jin…Jangan pergi…Kembalilah. Kumohon. Kumohon, kembalilah”
 
Jin bermimpi ia sudah kembali ke jamannya dan sedang berdiri diatap rumah sakit ~~Apa aku sudah kembali? Kalau tidak, apa ini mimpi? kalau aku jatuh lagi, mungkin aku bisa kembali ke tempat asalku. Tapi kalau aku pergi seperti ini, bagaimana dengan Nona Young Rae?~~ 
 
jin menjatuhkan dirinya dari atap rumah sakit dan ia mendengar suara young rae yang memintanya untuk tidak pergi dan kembali
Young rae menunggu jin sadar dan perlahan2 jin mulai sadar. Young rae memanggil dokter heo untuk memeriksanya dan nadinya normal kembali. Young rae senang jin sudah membaik, jin yang sudah sadar berkata “Aku mendengar suaramu. Kau memintaku untuk tidak pergi. Kau memintaku untuk kembali” 
 
young rae mulai menangis dan mengalihkan perhatian untuk menyiapkan cairan lagi untuknya, jin memegang tangannya, ia berterima kasih karena dia sudah memanggilnya. Young rae tersenyum senang
Semua orang diluar masih cemas dengan keadaan dokter jin, dokter heo memberikan kabar dengan berbelit2 yang membuat semuanya tidak mengerti. Akhirnya dokter heo memberitahu dokter jin telah sadar.
 
Semuanya bersorak senang, semuanya memaksa masuk untuk melihatnya sendiri. Dokter heo yang menghalangi kalah dengan kekuatan semua warga
Jin sedang meminum ramuannya, semua warga masuk rumah sakit dan senang melihat jin sudah membaik. Jin memperingatkan mereka yang tidak mematuhi perintahnya untuk tidak masuk, dengan lemah ia menyuruh young rae untuk mengusir semuanya. 
 
Sebelum keluar ha eung memberitahu “Tadi aku bertemu dengan dokter kepala. Pengobatanmu sudah diakui dan pemerintah sudah berjanji untuk membantu. Dokter Jin, pengobatanmu akan digunakan di 8 provinsi Joseon” semuanya bersorak senang
Dokter yoo dan dae gyun memberikan saran pada menteri untuk membakar tomak, dokter yoo beralasan “Iya, situasi di Tomak sudah mengerikan”
Kyung tak berusaha menghentikan “Tapi, laporan dari Pochang mengatakan bahwa jumlah pasien sudah berkurang”
Dokter yoo bersikeras dengan pendapatnya “Tentu saja ada beberapa yang sudah membaik. Tapi kita tidak bisa melibatkan itu dengan ini. Kalau kita membiarkannya, apa yang akan kita lakukan kalau Gwejil mulai merebak lagi? Bagaimana Anda akan mengatasinya? Kita tidak bisa meninggalkan sesuatu di belakang. Kita harus menarik semuanya sampai akar supaya tidak ada yang tersisa” dae gyun juga mendukung pendapat dokter yoo
 
Kyung tak mencoba mencegah “mereka orang miskin,hanya Tomak tempat yang mereka punya. Kalau Anda membakar tempat itu, sentimen masyarakat akan memburuk” menteri kim lebih mendengarkan pendapat dokter yoo dan memerintahkan kyung tak melakuakan seperti yang dokter yoo katakan, kyung tak tidak setuju tapi menteri kim menyuruhnya untuk melaksanakan perintahnya. Akhirnya kyung tak hanya bisa pasrah menuruti perintah ayahnya
Setelah keluar ruangan ia mendengar dae gyun membicarakan tentang dirinya, dokter yoo berkomentar kalau kyung tak marah karena tunangannya ada didesa itu. 
 
Menteri kim tidak senang mereka menghina kyung tak “Meskipun dia adalah putra seorang selir, darahku mengalir di dalam pembuluh darahnya. Jadi jangan bicara sembarangan”
 Kyung tak kembali masuk ke ruangan dan mengatakan akan melaksanakan perintah dari yang mulia
Di desa tomak anak2 sedang bermain petak umpet, shik bersembunyi di sebuah kamar. 
Young rae dibawa dengan paksa untuk keluar dari desa tomak, kyung tak menyuruh anak buahnya untuk membawa young rae pergi lalu ia memerintahkan untuk membakar tomak.
Petugas datang ke desa dan membakar semua rumah warga. Jin dan lainnya berusaha menolong pasien untuk keluar.
Orang tua shik cemas karena tidak menemukan anaknya. Ibunya mencari2 dan menemukan shik didalam ruangan yang terbakar. Ibunya berusaha menyelamatkan shik dan keduanya terjebak didalam ruangan yang terbakar.
 
Ayah shik yang mau menyelamatkan istri dan anaknya dihalangi warga yang lainnya karena api sudah membakar rumah itu. Ayah shik memberitahu jin kalau istri dan anaknya ada dirumah yang terbakar. Jin akan menyelamatkannya tapi dihalangi ha eung yang mengatakan sudah terlambat untuk menyelamatkannya.
Jin sangat terpukul, ia berlutut menangis dengan memanggil shik
Sementara itu kyung tak membawa young rae pergi dengan paksa walaupun young rae menyuruhnya untuk berhenti 
semua warga memadamkan api dimana shik dan ibunya terjebak, mereka menemukan keduanya, shik masih hidup namun ibunya meninggal karena menyelamatkannya
Di sebuah bukit young rae melihat desa tomak yang terbakar. Ia marah pada kyung tak “Meskipun kau dibayar oleh pemerintah, ada perintah yang harus kau ikuti dan ada perintah yang tidak harus kau ikuti”
“Perintah untuk membakar Tomak,  Aku tidak punya pilihan. Selama perintah itu diberikan, semua harus melakukannya. Aku merasa aku harus melakukannya sendiri. Itulah satu-satunya cara agar aku bisa menyelamatkanmu”
“Kau pikir aku akan menyetujui tindakanmu? Mereka tidak punya tempat lain yang dituju. Kau membakar rumah-rumah mereka. Apa kau tidak takut pada langit?”
“Untuk beberapa waktu ini, langit tidak pernah ada di sisiku”kyung tak pergi meninggalkan young rae sendiri
Semua warga desa mengubur ibu shik yang meninggal. Jin menahan kesedihannya dan menghibur shik yang menangis karena kesalahannya ia membuat ibunya meninggal.
Jin melihat prosesi pemakaman berfikir ~~Mungkin wanita ini sudah seharusnya mati setelah dia menyelamatkan putranya dari terjangan kuda.Tidak peduli seberapa keras aku mencoba, aku tidak bisa merubah apa yang sudah ditetapkan disini. Tapi, bagi orang-orang ini, kata-kata seperti sejarah atau takdir tidak berarti apa-apa. Mereka hanya perlu untuk tetap hidup. Aku tidak bisa berpura-pura tidak tahu, Aku tidak boleh menyesalinya. Aku ... harus menyembuhkan rasa sakit ini. Itu adalah takdirku~~ jin berjalan bersama ha eung menemukan young rae diatas bukit. 
Mereka melihat dari atas bukit. Ha eung berkata “Kalau dilihat dari sini, Hanyang terlihat sangat damai. Tidak ada rumah-rumah yang terbakar dan orang-orang mati. Disini, mereka tidak bisa melihat atau mendengar apapun




special thanks to islandsubs

6 komentar:

  1. ga kebayang gimn akirnya

    BalasHapus
  2. Lanjutkan sinopsisnya ya....ditunggu banget :-)
    makasih jg uda menulis drama ini....

    BalasHapus
  3. penasaran banget ma ending.nya ntar... Jin Hyuk bakal pulang lagi ato gak... kalo pulang gimana dengan nasib Young RAe yg mulai suka sama Jin Hyuk..

    BalasHapus
  4. thank you for the sinopsis. oya backsound nya blog ini judul nya apa ya ? lagu nya enak

    BalasHapus
  5. ostnya i do i do [I Do - Park Ji Yoon] ma kim eun so- 1000 years (ost innocent step)

    BalasHapus